Nama saya
Katarina Elwinna, saya berumur 19 tahun. Saat ini saya sedang berkuliah di
Universitas Indraprasta PGRI, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Saya merupakan
anak ke-2 dari 3 bersaudara. Kakak saya saat ini berada di semester akhir
perkuliahannya dan tentunya akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, serta
adik saya masih berada di kelas 1 SMA. Saya sebagai anak dari kedua orangtua
saya selalu berusaha melakukan yang terbaik agar tidak menyia-nyiakan jerih
payah kedua orangtua saya, saya sebagai seorang adik dan kakak selalu berusaha
menjadi tempat bersandar yang dapat menenangkan kedua saudara saya.
Ibu
saya seorang yang penyayang, pekerjakeras, dan tidak pantang menyerah dan saat
ini ibu saya bekerja sebagai finishing di salah satu butik demi membantu perekonomian
keluarga semenjak ayah saya sakit dan tidak dapat bekerja seperti sebelumnya
sejak tahun 2016. Saya sangat kagum dengan ibu saya karena sebelumnya ia juga
bukan hanya sekedar ibu rumah tangga tetapi saat ayah saya masih bekerja pun,
ia membantu keuangan dengan berjualan. Ayah saya pun tetap menjadi kebanggaan
saya karena ia tidak pernah putus asa dan selalu mengharapkan yang terbaik bagi
putri-putrinya.
Apakah
kontribusi yang telah saya lakukan? Menurut saya kontribusi bisa melalui berbagai
cara dan salah satunya mengikuti organisasi. Saat saya berada di bangku SMP,
saya mulai ikut serta dalam organisasi seperti OSIS, Pramuka, dan Paskibra.
Saat berada di SMK pun saya ikut serta menjadi panitia dalam penerimaan siswa
baru bersama dengan teman-teman OSIS lainnya. Pada akhirnya saya memasuki dunia
perkuliahan. Dunia perkuliahan bagi saya adalah jembatan untuk menggapai impian
saya, yaitu menjadi seorang guru. Disini pun saya mengikuti salah satu
organisasi dan menjabat sebagai bendahara. Ini semua merupakan pengalaman
berharga bagi saya.
Apakah
kontribusi yang sedang dan akan saya lakukan untuk Indonesia? Saya merupakan
pribadi yang pekerja keras dan pantang menyerah, sehingga saya tidak akan
menyia-nyiakan ilmu yang telah saya peroleh dan saya ingin ilmu yang saya
miliki dapat bermanfaat bagi sekitar. Oleh karena itu, saya pun mulai
memberikan les untuk mata pelajaran bahasa Inggris dan itu membantu meringankan
pengeluaran saya dikampus meski tidak seberapa, dan saya tetap bersyukur dengan
itu semua. Dengan memberi les, semakin memotivasi saya dalam menggapai impian
saya sebagai seorang guru dan itu merupakan salah satu kontribusi yang akan
saya lakukan untuk Indonesia. Tenaga pendidik/guru sangatlah berperan dalam
mencerdaskan anak bangsa karena malalui guru kita memperoleh pengetahuan. Jika
ada yang bertanya kepada saya, “Bukankah kamu nantinya akan mengajar Bahasa
Inggris? Itukan bahasa luar, Apakah kamu mau kalau Bahasa Indonesia
tertinggal?” Memang saya akan menjadi seorang guru Bahasa Inggris akan tetapi
bukan berarti kita melupakan atau meninggalkan daerah asal kita, bahasa Ibu
kita, ataupun bahasa Nasional kita. Dengan mempelajari bahasa Inggris, kita
dapat memperkenalkan budaya-budaya kita terhadap negara-negara di luar sana dan
membuka peluang agar Indonesia dapat maju. Oleh karena itu, saya ingin menjadi
seorang guru yang dapat membuka mata orang awam yang masih memandang bahasa
Inggris dengan sebelah mata.
Saat
saya berkuliah, terkadang saya memikirkan biaya kuliah saya. Apakah orangtua
saya dapat membantu hingga akhir? Kedua orangtua saya selalu berkata untuk
fokus kuliah, tetapi saya mengerti bahwa mereka kesusahan dan mereka pun
menaruh harapan besar terhadap saya. Melalui Beasiswa Bazma Pertamina, saya
sungguh berharap agar dapat memperoleh bantuan sehingga saya tidak perlu
mengkhawatirkan biaya kuliah saya dan saya pun dapat meringankan beban pikiran
kedua orangtua saya. Saya akan terus berusaha dan bekerja keras dalam menempuh
pendidikan saya. Meski nantinya banyak rintangan dan saya tahu bahwa menjadi
seorang guru itu tidak mudah, tetapi saya akan tetap berusaha agar saya dapat
merealisasikan kontribusi saya dalam mencerdaskan anak bangsa. Terimakasih
No comments:
Post a Comment